Instrumen investasi tidak hanya terbatas pada pilihan investasi properti atau emas saja. Saat ini Anda juga sudah bisa melakukan investasi atau menanamkan modal di instrumen investasi P2P lending. Pada P2P Lending, Anda punya pilihan untuk menyalurkan dana investasi ke Usaha Kecil Menengah (UKM), hingga ke proyek usaha pertanian. Tujuannya adalah untuk menciptakan sebuah ekonomi inklusif di Indonesia. Namun, sebelum Anda melakukan investasi di instrumen P2P Lending, ada baiknya Anda memilih perusahaan penyedia layanan yang dapat dipercaya. Berikut 6 hal yang dapat membantu Anda untuk memilihnya dengan tepat sehingga Anda bisa berinvestasi dengan aman dan nyaman. Yuk, simak!

 

  • Pilih penyedia layanan P2P lending yang terpercaya

Bagi Anda yang ingin mencoba berinvestasi di P2P lending, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah mengetahui fitur apa saja yang disediakan oleh penyedia layanan yang ingin Anda pilih. Penting juga bagi Anda untuk memilih sebuah penyedia layanan P2P lending yang sudah terdaftar dan diawasi OJK, serta terdaftar di Asosiasi Fintech yang ditunjuk langsung oleh OJK. Seperti CROWDE, yang telah menjadi penyedia layanan P2P lending terpercaya di Indonesia.

 

  • Kredibilitas founder dan timnya

Kesuksesan sebuah penyedia layanan P2P lending tidak lepas dari kegigihan orang-orang yang bekerja di balik layar. Untuk itu, kredibilitas dari founder dan timnya pun menjadi penilaian yang cukup penting bagi Anda untuk mengetahui sukses tidaknya orang-orang tersebut mengelola layanan yang mereka sediakan. Tidak hanya dalam jangka pendek, namun harus dalam jangka panjang. Selain itu, Anda juga bisa melihat dari berapa banyak pendanaan yang telah berhasil mereka dapatkan. Sebab, pendanaan bisa menjadi tolak ukur sebuah kredibilitas perusahaan.

 

  • Track record

Kinerja dari suatu perusahaan penyedia layanan P2P lending dapat dilihat dari hasil yang sudah mereka capai dengan mencari tahu besar nilai permodalan yang sudah berhasil mereka salurkan. Perusahaan yang sukses pasti memiliki track record yang bagus dalam mengembangkan bisnisnya. Track record tersebut yang nantinya harus Anda perhatikan sebagai calon investor sebelum memutuskan untuk berinvestasi di P2P lending yang mereka sediakan. Hasil yang baik juga biasanya dihasilkan dari kinerja yang baik pula. Sama seperti hasil yang buruk juga pasti dilatarbelakangi oleh kinerja yang buruk. Jika penyedia layanan yang Anda incar memiliki track record baik, berarti Anda bisa menanamkan permodalan di perusahaan tersebut. Selain itu, untuk mengetahui track record mereka, Anda bisa mencari tahu dari media sosial yang dimiliki perusahaan. Media sosial yang aktif menunjukkan bahwa perusahaan penyedia layanan selalu beroperasi dengan baik.

 

Itulah tadi 3 dari 6 hal yang perlu Anda ketahui dalam memilih perusahaan penyedia layanan P2P lending yang tepat. Bagi Anda yang tertarik untuk berinvestasi pada P2P lending bidang pertanian, maka Anda dapat mencoba berinvestasi dengan menyalurkan permodalan ke proyek usaha pertanian bersama CROWDE. CROWDE adalah perusahaan penyedia layanan P2P lending yang fokus pada permodalan proyek usaha pertanian. Dana investasi milik investor akan disalurkan ke petani sebagai modal usaha yang akan dipakai untuk menjalankan usaha budidaya mereka seperti untuk membeli bibit unggul, dan sebagainya. Informasi lebih lanjut, bisa Anda peroleh melalui website official CROWDE di https://www.crowde.co/.