Uncategorized

Bahas Tuntas Menanam Secara Hidroponik di Halaman Rumah

Punya lahan sempit di rumah tidak akan menghalangi kamu untuk memulai budidaya pertanian. Meski sederhana, kamu bisa mulai dengan cara-cara yang mudah dan tak memerlukan lahan seluas hektaran. Salah satunya dengan budidaya hidroponik.

Hidroponik menjadi alternatif untuk budidaya tanaman di rumah bahkan mulai menjadi tren sejak masa pandemi tiba. Cara ini dianggap lebih mudah dibandingkan dengan bercocok tanam secara konvensional yang membutuhkan media tanah untuk lahan menanam. Hidroponik sendiri dianggap menguntungkan karena bisa diterapkan pada masyarakat perkotaan. Jenis tanaman yang bisa kamu tanam dengan hidroponik juga beragam, mulai dari sayuran sampai buah-buahan.

Lantas, bagaimana cara memulai dan bahan apa saja yang harus dibutuhkan untuk kamu menanam secara hidroponik? CROWDE akan membahas semua detailnya di bawah ini.

Apa sih Hidroponik itu?

Secara pengertian, hidroponik merupakan sistem bercocok tanam dengan menggunakan media  air. Yang mana berasal dari kata hydros yang berarti air dan ponos yang artinya bekerja. Meski demikian, hidroponik lebih dikenal sebagai cara bercocok tanam tanpa media tanah. Untuk memulai bercocok tanam, kamu tidak perlu menyiapkan tanah, melainkan kamu bisa menggunakan larutan nutrisi sebagai media tanam, seperti arang sekam, serbuk kayu, rockwool, hidroton, dan lain-lain. Ini semua bentuk media tanam pengganti tanah.

Jika kamu ingin memulai bercocok tanam secara hidroponik, kamu bisa mengikuti langkah-langkah berikut.

Menanam Hidroponik dengan Teknik Nutrient Film Technique

Menanam hidroponik dengan cara ini sangat populer, terlebih untuk kamu yang baru saja akan mulai budidaya hidroponik di rumah.

Cara menanam hidroponik:

  1. Kamu harus menyiapkan wadah untuk menanam, misalnya seperti pipa atau botol air mineral bekas, dan pompa.
  2. Lubangi pipa sesuai dengan yang diinginkan. Usahakan jarang antar lubang sama agar tanaman bisa tumbuh dengan baik.
  3. Susun pipa atau talang di tempat kamu akan menanam hidroponik.
  4. Beri penampung pada bagian ujung pipa yang lebih rendah.
  5. Pasang pompa untuk mengalirkan air nutrisi pada tanaman hidroponikmu agar alirannya maksimal

Hidroponik dengan Sistem WICK

Metode tanam hidroponik dengan sistem WICK dianggap jauh lebih mudah jika akan dilakukan di rumah. Bahan-bahannya pun tergolong sederhana, hanya dengan menggunakan botol bekas air mineral yang sudah dilubangi dan sumbu kompor ataupun kain flanel. Metode yang satu ini tidak hanya mudah bagi orang dewasa yang mau memulai budidaya, namun juga untuk kegiatan praktikum anak-anak sekaligus mengenalkan hidroponik secara sederhana.

Cara membuat media tanam hidroponik dengan sistem WICK:
  1. Potong botol air mineral bekas menjadi 2 bagian.
  2. Lubangi tutup botol, kemudian gabungkan kedua bagian botol dengan membalik bagian tutup botol menghadap ke bawah.
  3. Pasang sumbu kompor atau kain flanel pada lubang di tutup botol, pastikan sumbu atau kain bisa menyerap air nutrisi.
  4. Tanam bibit tanaman pada bagian atas botol dengan tanah secukupnya.
  5. Isilah bagian bawah botol dengan air yang sudah diberi nutrisi

Keuntungan Menanam dengan Hidroponik
  • Menanam secara hidroponik tidak bergantung pada musim, kapanpun kamu mau, kamu bisa menanamnya di rumah.
  • Hemat lahan, waktu, dan biaya. Tidak perlu memiliki lahan hektaran, kamu bisa mulai budidaya hidroponik dengan bahan sederhana dan di area rumahmu yang kosong.
  • Tanaman hidroponik dinilai lebih ramah lingkungan karena tidak menggunakan pestisida.

Tanaman yang Cocok Ditanam Secara Hidroponik

– Selada

– Bayam

– Tomat

– Kale

– Pakcoy

– Timun

– Kangkung

– Kemangi

Nah, kita sudah membahas tuntas tentang teknik menanam hidroponik, nih, Teman CROWDE. Meski terlihat mudah, kamu juga harus tetap memperhatikan nutrisi yang akan diberikan pada tanamanmu ya. Jangan lupa untuk menaruhnya di area yang terkena sinar matahari agar pertumbuhannya bisa maksimal.

Budidaya dengan teknik hidroponik ini bisa kamu coba lakukan di rumah. Hasil panen sayuranmu tentu bisa menghasilkan keuntungan atau bisa digunakan sehari-hari. Tertarik mencoba di rumah?