Belajar Bertani

Arti Bunga Matahari Bagi Petani dan Budidaya Pertanian

Budidaya

Siapa di sini penggemar bunga matahari? Tanaman hias yang satu ini bentuknya memang menyerupai matahari sehingga tidak heran bila mendapat sebutan bunga matahari. Bunga ini akan terlihat indah jika bisa kamu tanam di pekarangan rumah. Apalagi bunga matahari adalah salah satu bunga yang sangat cocok ditanam di Indonesia, dan bunganya akan selalu mengikuti pergerakan matahari sehingga proses fotosintesis menjadi 10% lebih efisien dengan adanya pergerakan tersebut. Oleh karena itu, banyak petani di Indonesia yang juga menanam bunga matahari ini di lahan pertaniannya karena memiliki banyak manfaat. Lalu, apa saja manfaat bunga matahari bagi petani dan budidaya pertanian? Yuk, cari tahu lewat ulasan berikut!

 

Sebagai tanaman pelindung (refugia)

Tapi kamu tahu nggak? Kalau ternyata selain indah dipandang, bunga matahari juga berfungsi sebagai tanaman pelindung (refugia) bagi tanaman budidaya pertanian, sebut saja tanaman padi. Refugia merupakan istilah bagi sekumpulan tanaman yang menyediakan tempat perlindungan dan sumber makanan bagi musuh alami pertanian, seperti hama dan serangga. Bunga matahari berperan sebagai pengendali hama wereng pada tanaman padi dengan cara menarik predator jenis pirate bugs yang suka memangsa wereng, tungau, kepik, kutu putih, serta laba-laba. Untuk laba-laba, nantinya akan membuat jaring yang berguna menjebak hama wereng dan serangga hama lainnya yang kemudian akan dilumpuhkan dan dimangsa oleh laba-laba tersebut.

 

Sebagai pengganti pupuk buatan

Selain itu, bunga matahari juga dijadikan petani sebagai pengganti pupuk karena tanaman ini memiliki kandungan unsur Nitrogen (N) sebesar 4%, kemudian Fosfor (P) sebesar 4,1%, dan Kalium (K) sebesar 0,59%. Dengan kandungan komposisi tersebut, apabila tanaman ini dijadikan kompos dan disebar ke tanah – diklaim mampu menggantikan 25%-50% pupuk buatan NPK sehingga dapat mengurangi biaya budidaya untuk pembelian pupuk. Peran penting bunga matahari lainnya bagi budidaya pertanian adalah dapat dijadikan penghalang terjadinya erosi tanah. Sebab, tanaman ini memiliki sistem perakaran yang kuat dan mampu menjadi penghalang turunnya tanah. 

 

Sebagai sumber makanan bergizi

Buat kamu yang belum tahu, ternyata biji bunga matahari banyak mengandung vitamin E dan sangat bagus untuk meningkatkan kekebalan tubuh seseorang. Apalagi di tengah wabah virus Corona seperti sekarang ini, para petani bisa ikut mengkonsumsi biji bunga matahari untuk meminimalisir penularan virus Covid-19 (Corona) agar mereka tetap sehat dan bisa terus berbudidaya. 

Vitamin E dipercaya dapat larut dalam lemak, serta mengandung antioksidan, dapat melindungi sel darah merah, baik untuk kesehatan kulit, mengatasi stres, dan yang paling utama berfungsi untuk menjaga daya tahan tubuh sebagai upaya pencegahan dari paparan virus dan penyakit.

 

Sebagai sumber pendapatan tambahan

Selain itu, para petani juga bisa memanfaatkan bunga matahari dengan mengambil bijinya dan diproses menjadi minyak bunga matahari. Untuk 1 liter minyak bunga matahari membutuhkan biji sebanyak kira-kira 60 tandan bunga majemuk dengan kandungan minyak yang berkisar 48% hingga 52%. Permintaan produk ini juga cukup tinggi karena dibutuhkan oleh industri kecantikan dan kesehatan. 

Banyaknya manfaat dari bunga matahari bagi sektor pertanian membuat tanaman hias tersebut patut untuk terus dibudidayakan. Termasuk kamu yang bisa membudidayakannya sendiri di pekarangan rumah atau cukup dengan memberi bantuan permodalan kepada para petani yang sedang menjalankan budidaya pertanian di tengah penyebaran wabah virus Corona. Caranya mudah, kok, bisa kamu temukan di sini

0 comments on “Arti Bunga Matahari Bagi Petani dan Budidaya Pertanian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *