Permodalan

Apa itu Invoice Financing (Skema Pinjaman)?

Sebelum akhirnya kita membahas lebih jauh mengenai skema pinjaman “invoice financing” di CROWDE, ada baiknya kita tahu lebih dahulu apa yang dimaksud dengan Invoice Financing. Atau, Sahabat CROWDE sudah tahu?

Invoice Financing adalah alternatif pembiayaan dengan jaminan invoice. Bahasa Indonesianya adalah Pembiayaan Piutang, Sahabat CROWDE. Biasanya, dana yang didapatkan dari Invoice Financing digunakan untuk membiayai kebutuhan operasional bisnis, seperti pembayaran gaji, sewa tempat, hiring karyawan dan lain sebagainya. Nah, dana yang didapat dari Invoice Financing juga biasa digunakan untuk penambahan modal untuk melancarkan sebuah proyek. Nah, langkah ini lah yang digunakan oleh CROWDE dengan Invoice Financing.

Sebenarnya, Bagaimana Cara Kerja Invoice Financing di CROWDE?

Seperti yang mungkin sudah kamu tahu, salah satu skema pemodalan di CROWDE adalah skema pinjaman. Di mana partner CROWDE membantu menalangi dana yang sudah dibuat oleh para pemodal yang memilih skema pinjaman, karena kadang, turunnya dana dari para peminjam tidak bersamaan, atau melewati waktu pendanaan. Dan disinilah Invoice Financing berperan dalam membantu proses produksi tani oleh para petani di CROWDE. Sistem ini memungkinkan para petani mendapatkan pemodalan lebih cepat dan mendapatkan pasokan suplai dari retail. Tentunya, dengan kelancaran ini, kebutuhan petani terpenuhi dan proses produksi juga terawasi dari sisi finansial.

Mengapa CROWDE Memilih Menggunakan Invoice Financing?

Supaya proses produksi dari proyek pertanian yang biasanya kamu lihat di CROWDE jadi berjalan dengan baik. Karena, jika menunggu pinjaman dari para pemodal di waktu yang sama, hal tersebut akan menghambat proses produksi, yang akhirnya memperlambat estimasi waktu panen dan jadi berpengaruh kemana-mana. Demi menghindari itu, CROWDE dengan beberapa partner menjalankan Invoice Financing agar memudahkan proses juga memberikan kelancaran bagi berbagai pihak yang terlibat dalam proyek pertanian, terutama petani.

Nantinya, pinjaman yang didapat dari Invoice Financing ini akan diganti oleh CROWDE setelah proses produksi dan panen selesai, saat petani sudah menjual hasil taninya dan modal sudah kembali. Jadi dana yang dipinjam akan dikembalikan, dan untung yang didapat akan dibagi rata sesuai dengan kesepakatan kepada para pemodal yang membantu memodali proyek pertanian yang ada di CROWDE.

Kenapa cara ini dipilih? Sesimpel karena kami di CROWDE ingin membuat mudah semua proses, terutama bagi kamu yang ikut memodali para petani. Kalau semakin mudah dan menguntungkan, tentu kamu jadi semakin semangat dong membantu para petani di Indonesia?

Semangat saja tidak cukup, langsung daftar untuk menjadi pemodal di CROWDE, yuk! Dan bantu para petani di Indonesia.

Baca juga: Trik Susun Rancangan Anggaran Biaya Biar Nggak Bingung

0 comments on “Apa itu Invoice Financing (Skema Pinjaman)?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *