Belajar Bertani

Alasan untuk Melakukan Investasi Pertanian

melakukan investasi pertanian

Peluang untuk berinvestasi dalam pangan dan pertanian domestik telah tumbuh secara dramatis dalam dekade terakhir. Bahkan saat ini, ada ekosistem yang dinamis dari investor, filantropis, pembuat kebijakan, produsen dan pengolah makanan, serta kelompok-kelompok advokasi, yang semuanya terlibat dalam pencarian solusi untuk perkembangan industri pertanian. Mulai dari mengembangkan konsep-konsep  penanaman, pemeliharaan, dan pertumbuhan ke dunia keuangan, hingga
mengembangkan komunitas dan alat untuk memajukan kesejahteraan para petani.

Meskipun demikian, masih banyak investor di luar sana yang tidak terbiasa dengan konsep pertanian berkelanjutan dan mereka akan (dan dapat) bertanya – “Apakah ada ruang untuk saya berinvestasi pada pangan dan pertanian berkelanjutan?”. Jawaban atas pertanyaan tersebut adalah ‘ya’ dan berikut ini adalah alasannya.

Permintaan makanan yang berkembang

Menurut Organisasi Pangan dan Pertanian PBB, dalam tiga dekade mendatang, bumi akan menambah dua miliar orang. Untuk itu, diperlukan peningkatan produksi pertanian sebesar 70%. Jika minyak, utilitas atau air yang perlu tumbuh 70%, maka banyak investor akan memanfaatkan  peluang ini untuk berinvestasi di sektor-sektor tersebut. Namun, fakta yang tidak terjadi di industri pertanian berkelanjutan berarti “peluang” ini hanya tersedia bagi investor oportunistik.

Makanan berkelanjutan dalam agenda banyak organisasi besar

Menurut kelompok advokasi nirlaba, konsumen di seluruh dunia semakin menuntut produk organik dan Perdagangan Adil termasuk kopi, coklat, dan kuinoa. Akibatnya, perusahaan seperti Starbucks dan Nestle beralih ke petani kecil untuk mendapatkan bahan baku. Tidak hanya itu, perusahaan makanan mentah utama internasional seperti Ferraro juga telah berjanji untuk secara berkelanjutan memperoleh 100% minyak sawitnya pada tahun 2015 dan semua kopi pada tahun 2020. Jenis komitmen perusahaan ini memotivasi perantara dan petani kecil untuk memenuhi permintaan produk organik dan Perdagangan yang Adil. Standar yang lebih tinggi dan hubungan yang lebih baik antara pembeli dan petani mengarah pada peningkatan peluang investasi pertanian.

Itulah alasan mengapa Anda perlu melakukan investasi pertanian. Ini bukan satu-satunya alasan untuk melakukan investasi pertanian berkelanjutan, tetapi mereka merupakan alasan utama. Jadi, tunggu apa lagi? Semakin cepat Anda merencanakan danberinvestasi, maka semakin  baik. Bagi Anda yang tertarik untuk berinvestasi pada bidang pertanian, maka Anda dapat mencoba berinvestasi pada CROWDE. CROWDE adalah perusahaan penyedia layanan P2P lending yang fokus pada permodalan proyek usaha pertanian. Dana investasi milik investor akan disalurkan ke petani sebagai modal usaha yang akan dipakai untuk menjalankan usaha budidaya mereka seperti untuk membeli bibit unggul, dan sebagainya. Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, bisa Anda peroleh melalui website official CROWDE di https://www.crowde.co/.

0 comments on “Alasan untuk Melakukan Investasi Pertanian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *