Belajar Bertani

5 Langkah Pembudidayaan Terung Agar Cepat Panen (Part 2)

Pembudidayaan Terung

Banyak orang ingin membudidayakan tanaman terung karena banyaknya khasiat yang ada pada terung. Bahkan pembudidayaannya sekarang telah menyebar  di berbagai negara seperti Malaysia, Afrika Timur, Afrika Barat dan wilayah Asia lainnya. Di Indonesia sendiri terung banyak dikonsumsi dan diolah menjadi makanan yang dapat menggugah selera. Untuk Anda yang tertarik ingin membudidayakannya, yuk, simak langkah-langkahnya berikut ini agar budidaya terung yang Anda lakukan bisa cepat panen! Baca Juga: 5 Langkah Pembudidayaan Terung Agar Cepat Panen (Part 1)

Pemeliharaan

Untuk budidaya terung usahakan agar tanaman terung bersih dari gulma, karena gulma dapat menyebabkan hilangnya nutrisi dari tanaman dan dapat merusak tanaman. Pengendalian gulma dapat dilakukan dengan penyiangan.

Selain itu, proses pemupukan bisa dilakukan saat tanaman telah menginjak umur 15 hari, kemudian 10 hari berikutnya diberikan pupuk lagi sampai berumur 45 hari. Jenis pupuk yang cocok digunakan yaitu pupuk corea.

Cara melakukan pemupukannya adalah dengan membuat larikan di sepanjang tanaman. Untuk lebarnya buatlah sekitar 5 cm dan dalamnya lebih kurang 7,5 cm.. Selanjutnya, pupuk ditaburkan pada larikan kemudian ditutup kembali.

Panen & Pasca Panen

Tanaman terung biasanya membutuhkan waktu hingga panen yaitu sekitar 2,5 – 3 bulan. Selanjutnya proses panen bisa dilakukan setiap 3 – 7 hari. Pada saat musim panen, terung bahkan bisa panen sampai 24 kali. Pemanenan buah terung dapat dilakukan dengan cara memotong pangkal tangkai buah. Langkah selanjutnya adalah dengan memilih buah yang sudah dipetik untuk dipisahkan berdasarkan kondisinya.

Itu dia beberapa langkah yang bisa Anda terapkan untuk membudidayakan tanaman terung agar cepat panen. Sebagai penggiat bisnis pertanian, informasi tentang bertani tentu sangat penting bagi Anda. Selain itu, ada hal lain yang juga perlu Anda pahami untuk bekal Anda mewujudkan pertanian sukses yaitu modal usaha pertaniannya.

CROWDE sebagai sebuah perusahaan fintech peer-to-peer lending di bidang pertanian hadir sebagai solusi permodalan bagi para petani di Indonesia. Permodalan disalurkan oleh CROWDE berdasarkan prospek yang diberikan oleh para petaninya. Untuk pengajuan modal hingga konsultasi permasalahan pertanian, para petani hanya perlu mengunduh aplikasi CROWDE atau langsung mengisi form berikut! Dalam pencairan dananya, CROWDE memilih untuk mendata setiap kebutuhan petani dan menyalurkannya dalam bentuk bibit, pupuk, hingga alat pertanian. Informasi lebih lengkap, Anda dapat langsung mengunjungi laman resmi CROWDE di https://crowde.co/.

0 comments on “5 Langkah Pembudidayaan Terung Agar Cepat Panen (Part 2)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *