Belajar Bertani

5 Langkah Agar Panen Budidaya Kacang Tanah Menjadi Banyak (Part 1)

Kacang  tanah  merupakan  salah  satu  tanaman  leguminosa yang mempunyai peran penting untuk kebutuhan pangan. Selain itu, kacang tanah juga bernilai ekonomi tinggi, sehingga  banyak  yang  menjadikan kacang tanah sebagai bahan baku industri.  Budidaya tanaman kacang tanah bisa dilakukan di lahan sawah atau tegalan. Selain itu, biji kacang tanah juga mempunyai banyak manfaat seperti untuk makanan bagi manusia, makanan ternak, bahan minyak goreng, dan kandungan protein pada kacang tanah juga bermanfaat untuk kesehatan manusia.

Dengan semakin meningkatnya kebutuhan, dibutuhkan solusi untuk pembudidayaan kacang tanah yang hasilnya lebih produktif atau lebih banyak dibanding hasil sebelumnya. Terlebih sering munculnya berbagai kendala pada saat proses pembudidayaan, mulai dari mutu benih rendah, faktor alam kekeringan dan pemeliharaan yang kurang optimal.

Berikut ini ada beberapa langkah agar budidaya kacang tanah Anda mendapatkan hasil panen yang banyak. Simak langkah-langkahnya berikut ini!

Pola Pergiliran Tanah

Pola pergiliran tanaman atau juga biasanya disebut rotasi tanaman. Tahap ini perlu direncanakan dengan matang sebelum dimulainya proses pembudidayaan untuk mengurangi serangan hama dan penyakit pada tanaman.

1. Lahan sawah berpengairan

Pada lahan ini, kacang tanah lebih baik ditanam setelah tanaman pertama. Penanaman bisa dilakukan di awal musim ataupun akhir musim kemarau. Pola tanamnya sebagai berikut:

  • Padi—padi—kacang tanah
  • Padi—kacang tanah—jagung/bero
  • Tebu—kacang tanah

2. Lahan kering tadah hujan

Penanaman bisa dilakukan pada awal ataupun akhir musim penghujan. Pola tanamnya sebagai berikut:

  • Kacang tanah—jagung atau kedelai
  • Padi gogo—kacang tanah
  • Kacang tanah—kacang tanah

Pemilihan Varietas

Para petani sering mengalami kerugian karena salah dalam memilih benih dengan berbagai macam varietas. Jika Anda ingin melakukan pembudidayaan kacang tanah, Anda harus pastikan bahwa varietas tersebut memenuhi kriteria seperti produktivitas yang tinggi, kualitas produktivitas bagus, tahan dengan hama dan juga penyakit, serta cepat berbuah.

Pengolahan Tanah

Untuk pengolahan tanah, tanah bekas tanaman padi ataupun tanaman lainnya harus tetap diolah kembali agar tanah selalu gembur, kondisi kelembapannya cukup, dan punya peredaran udara yang bagus.

Tanaman-tanaman yang tersisa harus dibabat atau dibersihkan dulu, lalu dibenamkan ke dalam tanah dengan cara membalikkan permukaan tanah. Keadaan drainase pada tanah juga harus selalu diperhatikan supaya air bisa meresap dengan lancar.

Demikianlah beberapa langkah untuk meningkatkan budidaya kacang tanah agar hasil panen menjadi banyak. Perlu untuk Anda memahami tentang cara pembudidayaan kacang tanah agar berhasil membudidayakannya. Dalam dunia bisnis pertanian, informasi seputar budidaya tentu sangat penting bagi Anda sebagai penggiat bisnis pertanian. Selain itu, ada beberapa hal lain yang juga perlu Anda pahami untuk bekal Anda mewujudkan pertanian sukses yaitu modal usaha pertaniannya.

CROWDE sebagai sebuah perusahaan fintech peer-to-peer lending di bidang pertanian hadir sebagai solusi permodalan bagi para petani di Indonesia. Permodalan disalurkan oleh CROWDE berdasarkan prospek yang diberikan oleh para petaninya. Untuk pengajuan modal hingga konsultasi permasalahan pertanian, para petani hanya perlu mengunduh aplikasi CROWDE atau langsung mengisi form berikut! Dalam pencairan dananya, CROWDE memilih untuk mendata setiap kebutuhan petani dan menyalurkannya dalam bentuk bibit, pupuk, hingga alat pertanian. Informasi lebih lengkap, Anda dapat langsung mengunjungi laman resmi CROWDE di https://crowde.co/.

0 comments on “5 Langkah Agar Panen Budidaya Kacang Tanah Menjadi Banyak (Part 1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *