Belajar Bertani

4 Tanaman Penguat Imun Yang Mudah Dibudidayakan

4 Tanaman Penguat Imun Yang Dapat Dibudidayakan di Rumah

Masa pandemi ini para dokter menyarankan untuk menjaga kekebalan tubuh agar tidak mudah terpapar virus COVID-19. Memperkuat imun tubuh sangat penting dalam memerangi COVID-19. Maka dari itu, supaya tubuh kebal terhadap penyakit, sistem imunitasnya harus terus dijaga dan ditingkatkan. Ada banyak cara yang bisa dilakukan seseorang untuk meningkatkan daya tahan atau imun tubuh. Salah satunya dengan mengkonsumsi jamu atau tanaman herbal. Supaya Anda lebih mudah memperoleh tanaman herbal sebagai tanaman penguat imun tubuh, alangkah baiknya Anda bisa menanamnya sendiri. Selain itu, budidaya tanaman herbal juga bisa menjadi ladang bisnis Anda di masa pandemi. Berikut ini ada beberapa tanaman yang bisa ditanam di pekarangan rumah dan mampu untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Bawang putih

Bawang putih merupakan tanaman dengan senyawa yang mampu meningkatkan jumlah sel darah putih dalam tubuh, yang dapat membunuh bakteri dan virus asing serta berguna untuk menambah daya tahan tubuh. Budidaya bawang putih bisa Anda lakukan di pekarangan rumah. Paling efisien Anda bisa menggunakan polybag. Untuk bawang putih, tanah yang harus dipilih adalah tanah yang bercampur dengan media tanam berupa pasir. Bawang putih akan siap dipanen pada umur 90-100 hari.

Kunyit 

Merupakan tanaman yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, salah satunya termasuk meningkatkan kekebalan tubuh. Kunyit ini bisa ditanam di pekarangan rumah menggunakan media polybag atau pot. Pada media pot, kunyit bisa dipanen dengan jangka waktu 7-8 bulan, walaupun lumayan lama namun itu usia paling pas untuk memanen karena tujuannya supaya rimpang dari kunyit yang dihasilkan tidak kusut, sehat, tidak cepat membusuk, dan tetap segar walaupun disimpan dalam waktu lama.

Kencur

ini juga salah satu tanaman herbal yang berguna untuk memperkuat sistem imunitas tubuh. Kencur dapat meningkatkan sel-sel spleen dan peritoneal yang berfungsi untuk meningkatkan imunitas tubuh guna mencegah penularan virus COVID-19. Budidaya kencur di rumah dapat menggunakan beberapa media tanam, seperti polybag, pot atau bisa langsung pada tanah di halaman rumah. Tanah untuk menanam kencur bisa dengan tanah yang bersih dari gulma dan perlu pupuk kandang atau kompos untuk penanamannya. Kencur bisa dipanen untuk konsumsi dimulai pada umur 6 sampai 10 bulan.

Jahe Merah

Jahe merah dipercaya dapat membantu memperkuat sistem imunitas, salah satunya untuk mencegah virus COVID-19. Menanam jahe merah pada lahan yang sempit menggunakan polybag tentu jadi lebih efisien. Menanam jahe merah lebih baik lagi dengan menggunakan pupuk kandang dan menanam jahe merah di rumah bisa dengan menggunakan tanah yang gembur dan subur. Supaya hasilnya lebih melimpah, jahe  merah bisa siap dipanen setelah mencapai umur 10—12 bulan.

Beberapa tanaman di atas merupakan tanaman herbal yang mampu meningkatkan daya tahan tubuh manusia guna memerangi virus COVID-19 dan bisa dibudidayakan di pekarangan rumah. Budidaya tanaman penambah imun ini juga bisa dijadikan sebagai lahan bisnis Anda. Apalagi sekarang tanaman-tanaman seperti di atas banyak dicari orang-orang karena manfaatnya. Untuk memulai bisnis budidaya tanaman herbal di atas, ada beberapa hal yang perlu Anda pahami. Salah satunya adalah ilmu pengetahuan tentang pertanian dan juga modal usaha pertaniannya. Disinilah CROWDE hadir sebagai solusi permodalan usaha pertanian masa kini. Selain itu, jika Anda tertarik untuk membuka bisnis pertanian atau ingin berinvestasi di bidang pertanian, Anda dapat langsung mengunjungi laman resmi dari CROWDE https://crowde.co/.

0 comments on “4 Tanaman Penguat Imun Yang Mudah Dibudidayakan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *