Inspiratif

3 Tips Memulai Bisnis Tanaman Hias Pada Masa Pandemi COVID-19

Bisnis tanaman hias kini telah menjadi tren pada saat pandemi. Peluang bisnis tanaman hias ini merupakan sebuah usaha yang menjanjikan. Sebab, saat ini setiap orang ingin mempercantik rumahnya dengan tanaman hias. Selain itu, mempunyai tanaman hias juga membantu menghilangkan stres di masa pandemi karena berbudidaya tanaman hias bisa menjadi aktivitas baru untuk memecah kebosanan selama berada di rumah saja.

Usaha budidaya tanaman hias ini pun tidak berbeda dengan usaha tanaman lain pada umumnya. Sederhana, mudah, dan tidak membutuhkan modal yang besar. Siapa saja bisa memulai bisnis tanaman hias. Anda hanya perlu kreatif dan berinovasi dalam membudidayakan tanaman hias. Mungkin sudah banyak yang juga berbudidaya tanaman hias di sekitar Anda. Meski begitu, belum tentu Anda tidak bisa bersaing dengan pengusaha tanaman hias lainnya. Agar bisa bersaing Anda membutuhkan inovasi dengan mulai mencari jenis tanaman hias yang unik, berbeda, dan sekiranya akan mempunyai banyak peminat.

Berikut ini ada beberapa tips yang dapat Anda lakukan untuk mengembangkan dan memulai bisnis tanaman hias Anda.

1. Bisnis Tanaman Hias Butuh Kreativitas dan Kedisiplinan

Untuk bisa mengembangkan bisnis tanaman hias, dibutuhkan yang namanya kreativitas. Karena dengan adanya kreativitas, Anda akan menghasilkan produk tanaman hias yang unik dan juga lain daripada yang lain. Memulai bisnis tanaman hias Anda juga harus mempunyai sifat kedisiplinan saat merawat tanaman karena dengan kedisiplinan Anda akan mendapat hasil tanamanan yang memuaskan.

2. Pemilihan Jenis Media Tanam danĀ  Produk Tanaman Hias

Pemilihan jenis tanaman yang tepat juga bisa membuat Anda untung. Terdapat banyak jenis tanaman yang sedang tren di kalangan masyarakat yang bisa Anda pilih dan punya target pasar yang menjanjikan. Jika Anda berhasil membudidayakan tanaman hias dan menjualnya dalam bentuk yang sudah jadi (bukan bibit), maka harganya menjadi lebih tinggi di pasaran. Tanaman hias yang kini masih menjadi daya tarik adalah jenis Monstera, dan memiliki nilai jual yang cukup tinggi di pasaran. Pemilihan media tanam juga penting untuk diperhatikan karena akan berpengaruh pada harga jual produk yang lebih tinggi. Yang secara otomatis akan mempengaruhi keuntungan dan bisa menambah kepuasan pelanggan Anda.

3. Promosi dan Pemasaran Produk Tanaman Hias

Promosi dan pemasaran merupakan hal wajib untuk dilakukan oleh para pebisnis, entah itu pebisnis tanaman ataupun pebisnis di bidang lainnya. Dalam bisnis tanaman hias, Anda dapat melakukan promosi dan pemasaran melalui media sosial seperti Facebook Ads, Instagram Ads, dan juga bisa mempromosikannya ke kerabat Anda melalui chat pribadi, seperti WhatsApp, Line Messenger. Atau Anda bisa menggunakan cara promosi lain, seperti contohnya mengikuti komunitas-komunitas tanaman hias dan memamerkannya sehingga menimbulkan daya tarik bagi anggota lain. Dan jangan lupa untuk mempercantik tanaman hias Anda dengan menggunakan pot cantik dan unik untuk menarik minat pembeli.

Bagi Anda yang ingin mulai mencoba berbisnis tanaman hias yang sedang naik daun, atau Anda ingin berinvestasi di bidang pertanian, sudah banyak fintech di Indonesia yang mampu mengelola dana investasi Anda untuk dijadikan modal usaha bagi para petani lokal dan kemudian disalurkan kepada para petani secara non-tunai atau diberikan dalam bentuk bahan-bahan/kebutuhan budidaya pertanian.

Jika Anda tertarik untuk melakukan bisnis tanaman atau berinvestasi di bidang pertanian, pastikan Anda memilih fintech atau penyedia layanan investasi yang sudah terdaftar OJK seperti CROWDE. Selain menyediakan layanan investasi P2P Lending, CROWDE juga menyediakan layanan kerja sama usaha pertanian. Untuk informasi lebih lengkapnya Anda dapat mengunjungi laman resmi CROWDE di https://crowde.co/.

0 comments on “3 Tips Memulai Bisnis Tanaman Hias Pada Masa Pandemi COVID-19

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *