Apps

Inilah 3 Alasan Mengapa Kita Harus Bantu Petani

bantu petani

Sebenarnya, ada banyak alasan dan upaya yang dapat kita lakukan untuk membantu sesama, termasuk membantu petani. Mengapa harus membantu petani? Karena profesi petani menyumbang beragam aspek positif terutama dalam pemenuhan kebutuhan primer kita, yaitu pangan. Tanpa petani, mungkin saat ini kita bingung bagaimana caranya menumbuhkan sesuatu hingga dapat dikonsumsi. Lebih dari itu, ada beberapa alasan lain mengapa kita harus bantu petani, seperti berikut ini.

Sektor pertanian menduduki peringkat kedua terbesar pendorong ekonomi negara

Bagi negara agraris seperti Indonesia, sektor pertanian memiliki peran yang sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi negaranya. Pada tahun lalu, sektor pertanian memiliki pertumbuhan tertinggi, yaitu sebesar 8,44 persen (Kompas, 2017). Sektor pertanian merupakan kontributor terbesar kedua setelah industri manufaktur terhadap PDB (Republika, 2017). Selain itu, sektor pertanian juga turut membantu menjaga nilai inflasi agar tetap terkendali dengan menjadi penyedia bahan pokok. Melalui ekspor hasil tani pun sektor pertanian juga menjadi penghasil devisa negara yang harus diperhitungkan.

Ketersediaan pangan kita berasal dari hasil kerja petani

Tanpa disadari apa yang ada di piring kita hari ini atau bahan makanan yang memenuhi kulkas kita, semuanya berasal dari hasil kerja petani. Para petanilah yang menanamnya dari bibit, merawatnya, dan memanennya sebagai hasil tani terbaik sehingga dapat kita konsumsi. Apabila tidak ada petani, maka kita sendiri lah yang harus menanam bahan pangan tersebut. Kemudahan dalam memperoleh atau bahkan mengonsumsi langsung bahan pangan tersebut merupakan contoh betapa petani sangat membantu menopang kehidupan kita.

Meskipun begitu, petani kita masih harus hidup di bawah garis kemiskinan

Di balik mantapnya sektor pertanian dan kebutuhan yang tinggi akan hasil tani, faktanya para petani negara kita tidak sedikit yang hidup sebagai warga pra-sejahtera. Produktivitas tenaga kerja pada sektor pertanian relatif paling rendah dibandingkan dengan produktivitas tenaga kerja pada sektor lainnya (Republika, 2017). Oleh karena itu, pekerjaan sebagai petani pun dinilai sebagai pekerjaan yang lekat dengan golongan pra-sejahtera.

Dilansir dari republika.com, pada tahun 2017 sumber pendapatan Rumah Tangga Petani (RTP) Indonesia hampir sekitar 78,6 persen berasal dari sektor pertanian, dan hanya 21,4 persen berasal dari non pertanian. Artinya para petani juga harus mencari alternatif sumber pendapatan lain untuk dapat memenuhi kebutuhannya.

Sementara itu, angka kemiskinan petani di Indonesia menurun meski tidak begitu signifikan. Seperti yang dilansir dari mediaindonesia.com, data dari BPS menunjukkan angka kemiskinan di pedesaan turun 842 ribu orang atau -4,7%. Semula penduduk miskin di perdesaan Maret 2015 sebanyak 17,94 juta jiwa turun, Maret 2017 menjadi 17,10 juta jiwa. Berarti masih banyak petani yang hidup di bawah garis kemiskinan.

 

Salah satu cara paling mudah dalam bantu petani agar lebih sejahtera adalah dengan membantu dalam hal permodalan. Teman CROWDE dapat meringankan beban petani yang tak memiliki banyak modal dengan cara berinvestasi pada proyek petani. Melalui CROWDE, kita bisa menyalurkan investasi pada proyek petani dan turut mendapatkan dari proyek tersebut. CROWDE hadir sebagai platform investasi yang memudahkan Teman CROWDE dalam berinvestasi sekaligus membantu petani meningkatkan kesejahteraannya.

Kini semakin mudah dengan telah hadirnya aplikasi CROWDE – Investasi Modal Tani yang dapat Teman CRWODE download dan install di Playstore. Dengan aplikasi ini, Teman CROWDE dapat dengan mudah berinvestasi secara mobile dan secara langsung membantu permodalan petani Indonesia. Karena di setiap investasi, tumbuhlah semangat para petani. Salam bantu petani!

0 comments on “Inilah 3 Alasan Mengapa Kita Harus Bantu Petani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *